Friday, 14 October 2011

Nur ein wort, Hanya satu kata

Sebagai seseorang. Mungkin umum untuk memiliki banyak keinginan bahkan ambisi. Tapi kalo keinginan itu nggak pernah terwujud? Cuma jadi mimpi kosong nantinya. hampa.

Gue mau ngutip kutipannya Dewi Lestari disini:
"Bagaimana hampa bisa menyakitkan? Hampa harusnya berarti tidak ada apa-apa. Tidak ada apa-apa harusnya berarti tidak ada masalah. Termasuk rasa sakit."

Terkadang diam itu memang indah, mengistirahtakan diri dari berbagai ambisi yang egois. Supaya bisa logis dan lebih realistis. Selanjutnya yang kita butuhkan hanyalah satu kata, diam. Tenang sejenak untuk melihat kebelakang, sebelum kembali berlari menyeimbangkan hari-hari. 

Gue dikasih video band asal Jerman sama temen gue, temen yang suka sama Jerman.

Wir Sind Helden – Nur Ein Wort:




Ich sehe, was du denkst

I see what you think

Ich denke, was du fühlst
I think what you feel

Ich fühle, was du willst
I feel what you want

aber ich hör' dich nicht
But I don't hear you

Bitte bitte gib mir nur ein Wort
Please please give me just one word

Es ist verrückt, wie schön du schweigst
It's crazy how cute you are when you're quiet

 - Wir Sind Helden-

2 comments:

  1. Kadang saya juga suka begitu. Diam di saat semestinya harus diam.

    btw, komen di catatan terakhir nyentil banget.Waktu mempublish yg di sidebar itu sebenarnya was2 juga, cuma test doang, hehe..

    ReplyDelete

komentar disini: